Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bagaimana St. Claude De La Colombiere Mengembangkan Persahabatan Dengan Kristus?

St Claude de la Colombiere memiliki kehidupan rohani yang mendalam, memelihara persahabatan yang mendalam dengan Kristus yang tidak terlalu rumit.

Bagaimana St. Claude De La Colombiere Mengembangkan Persahabatan Dengan Kristus?

Sementara St. Claude de la Colombiere paling terkenal karena peran instrumentalnya dalam mempromosikan devosi Hati Kudus, ia juga memiliki kehidupan spiritual yang mendalam, dengan menekankan pada memperdalam persahabatannya dengan Yesus Kristus.

St. Yohanes Paulus II menyoroti aspek kehidupan St. Claude de la Colombiere ini dalam homili untuk kanonisasinya.

Fr. Claude menempa spiritualitasnya di sekolah Latihan. Kami masih memiliki jurnalnya yang mengesankan. Dia mendedikasikan dirinya pertama-tama untuk “ merenungkan banyak hal tentang kehidupan Yesus ” (Ibid., n. 33). Merenungkan Kristus memungkinkan dia untuk hidup dalam keakraban dengan dia sehingga menjadi milik-Nya sepenuhnya: " Saya melihat bahwa saya benar-benar harus menjadi milik-Nya " (ibid., n. 71).

Melalui meditasinya tentang kehidupan Yesus, St. Claude tertarik untuk mengembangkan persahabatan yang akrab dengannya.

Ini mengungkapkan kebenaran spiritual yang sederhana, tetapi mendalam. Kita tidak bisa mencintai seseorang yang tidak kita kenal. Semakin kita mengenal siapa Yesus melalui doa dan belajar tentang Dia dari Alkitab, semakin kita dapat mengasihi Dia.

Melalui keakraban ini, St. Claude menjadi semakin terikat dalam persahabatan dengan Yesus Kristus.

Dan jika Claude berani membidik kesetiaan total ini, itu karena kesadarannya yang tajam akan kekuatan rahmat yang mengubahnya. Dia mencapai kebebasan sempurna dari orang yang menyerahkan dirinya tanpa pamrih pada kehendak Tuhan: "Saya memiliki hati yang bebas," katanya (ibid., n. 12): cobaan atau pengorbanan yang dia terima, "berpikir bahwa Tuhan hanya mengharapkan hal-hal ini. dari kami karena persahabatan” (ibid., n. 38). Seluruh selera persahabatannya menuntunnya untuk menanggapi persahabatan Allah dengan semangat kasih yang diperbarui setiap hari.

Di atas segalanya, St. Claude ingin bersatu dengan Yesus sedekat mungkin.

Fr. La Colombiere aktif dalam kerasulan dengan keyakinan bahwa dia adalah alat pekerjaan Tuhan: “Untuk berbuat banyak bagi Tuhan, seseorang harus sepenuhnya menjadi miliknya.”

Pada kenyataannya, mengembangkan persahabatan dengan Yesus tidak sesulit kelihatannya bagi kita. Jika kita terbuka kepada Yesus, berdoa kepada-Nya setiap hari dan bersedia untuk belajar lebih banyak tentang Dia, hati kita akan semakin dekat kepada-Nya.